Cek Rekening Sekarang! Tunjangan Profesi Guru Honorer Masuk Januari Dibayar 2 Triwulan Sekaligus!

Cek Rekening Sekarang! Tunjangan Profesi Guru Honorer Masuk Januari Dibayar 2 Triwulan Sekaligus!

Jumat, 08 Januari 2021

Infodikbud.com -   Ratusan orang guru yang berstatus tenaga honorer yang tersebar di 13 wilayah telah memperoleh tunjangan profesi guru senilai Rp 1,5 juta per orang. Tunjangan yang bersumber dari APBN ini, untuk meningkatkan kesejahteraan para guru honorer.


Setiap guru honorer di sekolah negeri saat itu tidak bisa mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG). 


Karena itu, tidak heran banyak guru honorer di negeri yang memiliki sertikat pendidik pindah ke sekolah swasta.


"Ini manusiawi sebagai bentuk ikhtiar memperoleh kesejahteraan yang lebih baik," kata Dudung kepada JPNN.com, Senin .Namun, sejak pekan lalu ratusan guru honorer di sekolah negeri yang bersertifkat pendidik mulai tersenyum manis.


Mereka sudah bisa mendapatkan TPG yang selama ini mereka tunggu-tunggu. Ini sebuah anugerah dari pemeriintah bagi para guru honorer. Dalam WAG para guru honorer negeri bersertikat pendidik banyak mengucap syukur dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Jabar, DPRD Provinsi, Kadisdik, FAGI dan PGRI. 


Sekjen Forum Guru Honorer Bersertikasi Sekolah Negeri Jawa Barat, Rizki Safari Rakhmat, menyatakan, total ada 1.169 guru dengan merujuk Surat Keputusan Tunjangan Profesi No 1255. Sekitar 1.000 guru kini masih menanti tunjangan tersebut masuk ke rekening yang terhitung mulai Jumat, untuk pembayaran dari Januari hingga Juni. “Sudah cair untuk guru honorer SMA, SMK, dan SLB negeri. 


Namun belum semuanya, baru ratusan orang yang sudah cair,” ujar Rizki saat dikonrmasi Tribun via ponselnya, Minggu .


“Baru tahun ini terealisasi. Sebelumnya kami tak berharap lebih mendapatkan karena ada persyaratan yang sulit. Yaitu harus memiliki surat keputusan penugasan dari bupati, wali kota, hingga gubernur bagi guru non PNS mengajar di sekolah negeri,” kata Rizki.


Dia bilang, para guru honorer tak menyangka bakal mendapatkan tunjangan profesi sekaligus hingga Rp. 8.460.000 juta. “Setelah dipotong pajak negara, ternyata langsung mendapatkan untuk pembayaran dua triwulan sekaligus,” ujarnya.


Perjuangan panjang itu, kata Rizki, berkat dukungan berbagai pihak. “Tunjangan yang kami terima sangat bermanfaat dalam masa pandemi Covid-19. Sungguh anugerah yang luar biasa. Kami senantiasa bersyukur semua pihak yang terlibat,” katanya.


Mewakili para guru honorer, Rizki berjanji bakal menjaga komitmen untuk terus meningkatkan profesionalitas ketika melaksanakan tugas sebagai guru.

Demikian info yang dapat kami sampaikan.