RESMI! Mensos Salurkan Bansos BST Mulai 4 Januari 2021, Cek Jadwal untuk BPNT Rp200 Ribu, BST Rp300 Ribu, PKH

RESMI! Mensos Salurkan Bansos BST Mulai 4 Januari 2021, Cek Jadwal untuk BPNT Rp200 Ribu, BST Rp300 Ribu, PKH

Kamis, 31 Desember 2020

Infodikbud.com -  Kementerian Sosial telah memutuskan jadwal untuk menyalurkan bantuan sosial untuk masyarakat yang terdampak pandemi covid-19.


Bantuan sosial akan mulai disalurkan pemerintah mulai 4 Januari 2021.


"Dengan PT Pos mulai disalurkan pada 4 Januari (2021). Kita (kami) harap dalam 1 minggu bisa selesai di seluruh Indonesia tapi memang ada yang khusus di Papua berbeda," kata Risma dalam konferensi pers di Kantor Presiden Jakarta, Selasa, 29 Desember 2020 dikutip Mudanesia.com dari Antara.


Menurut Risma, pembahasan berbagai skema dan data penerima bantuan sosial untuk 2021 masih dalam proses finalisasi.


Sedangkan untuk jadwal pembagian bantuan adalah sebagai berikut:


1. Bantuan Pangan Non-Tunai dengan besaran Rp200.000 per bulan akan diterima oleh 18,8 juta penerima dai Januari sampai dengan Desember.


2. Program Bantuan Sosial Tunai (BST) 2021 ditargetkan untuk 10 juta orang penerima yang disalurkan PT Pos Indonesia Rp300.000 per bulan bagi setiap penerima manfaat. Bantuan ini dibagikan selama empat bulan yaitu Januari, Februari, Maret, dan April.


3. Program Keluarga Harapan (PKH) akan diberikan kepada 10 juta penerima manfaat lewat Bank Himbara. Penggunaannya adalah untuk ibu hamil, kemudian anak usia dini, anak sekolah, penyandang disabilitas dan lanjut usia. Bantuan ini akan diberikan setiap 3 bulan sekali dengan tahap pertama Januari, kedua bulan April, tahap ke-3 bulan Juli dan tahap ke-4 bulan Oktober.


Mensos Risma juga mengatakan akan mulai memperbaiki mekanisme pemberian bantuan mulai Februari 2021.


"Karena Januari harus segera disalurkan maka pada bulan Februari ada mekanisme yang akan kita perbarui, yang lebih mudah namun kita lebih detail untuk melakukannya karena ada feedback, jadi bukan hanya kami memberikan bantuan tapi ada pelaporan untuk penerima bantuan," kata Risma.


Sementara itu, Bansos yang tadinya berbentuk sembako untuk masyarakat di wilayah Jabodetabek itu diubah menjadi bantuan tunai.


"Untuk wilayah Jabodetabek yang tahun ini menggunakan skema sembako, bantuan berupa sembako akan diubah menjadi bantuan langsung tunai yang nanti akan diantar oleh tenaga dari PT Pos ke rumah,” kata Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.***