Mendikbud Nadiem Ingin Sederhanakan Kurikulum, Tapi Bantah Akan Lebur Pelajaran Agama dengan PPKN

Mendikbud Nadiem Ingin Sederhanakan Kurikulum, Tapi Bantah Akan Lebur Pelajaran Agama dengan PPKN

Rabu, 24 Juni 2020

Mendikbud Nadiem Ingin Sederhanakan Kurikulum, Tapi Bantah Akan Lebur Pelajaran Agama dengan PPKN

Infodikbud.com -  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim membantah rumors yang menyebut bahwa kementerian yang dipimpinnya akan melebur pelajaran pendidikan agama dan PPKN di tingkat sekolah dasar dan menengah.

Nadiem menegaskan, tidak akan ada peleburan dua mata pelajaran tersebut seperti isu yang beredar.

"Ada satu isu terutama mengenai adanya kabar peleburan beberapa subjek. Ini sekadar penegasan saja bahwa tidak ada keputusan maupun rencana sampai saat ini untuk peleburan mata pelajaran agama dengan mata pelajaran lainnya," ujar Nadiem dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Senin (22/6/2020).

Nadiem mengatakan, Kemendikbud memang menggodok beberapa skenario untuk penyederhanaan kurikulum.

Dalam diskusi itu, Kemendikbud juga melibatkan berbagai pihak agar perampingan kurikulum bisa dilakukan dengan tepat sesuai dengan arahan Presiden Jokowi.

Namun, lanjut dia, dalam berbagai skenario tersebut, tidak pernah ada rencana meleburkan pelajaran agama dengan pelajaran lain.

"Kami tegaskan lagi, tidak ada rencana maupun keputusan untuk mata pelajaran agama saat ini. Sampai sekarang rencana mata pelajaran agama masih stand alone sebagai subjek. Jadinya mohon ini bisa kita langsung address, bisa langsung jawab jika ada yang bertanya dari pihak media maupun dari yang lain," tutup Nadiem.

Sebelumnya, isu peleburan mata pelajaran agama dengan pelajaran PPKN sempat dibahas di media sosial. Muncul pula pesan berantai di grup-grup WhatsApp soal rencana peleburan mata pelajaran di tingkat SD tersebut.

Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Perbukuan Kemendikbud, Totok Suprayitno juga menegaskan, sampai saat ini tidak ada rencana Kemendikbud melakukan penyederhanaan kurikulum dengan peleburan mata pelajaran Agama.

Menurutnya, rumor peleburan mata pelajaran Agama dengan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) di tingkat pendidikan dasar dan menengah itu merupakan bahan diskusi awal di tim kurikulum.

"Yang diramaikan itu adalah bahan diskusi awal internal di antara tim kerja kurikulum," ujar Totok.

Hingga kini, lanjutnya, diskusi masih terus berlangsung dan belum ada keputusan apa pun dari pihak Kemendikbud terkait wujud penyederhanaan kurikulum.

"Bahan diskusi terakhir yang disampaikan ke saya adalah susunan kelompok mata pelajar tidak digabung seperti itu. Tetapi berdiri sendiri seperti yang berlaku saat ini," lanjutnya.(tribun network/sen/dod)